Bupati Sumenep Soroti Penahanan Kades: Jangan Main-main dengan Uang Rakyat

- Editorial Team

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Setarainfo – Penahanan terhadap Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep berinisial IM oleh Kejaksaan Negeri Sumenep terkait dugaan korupsi dana desa menjadi sorotan publik. Menanggapi hal ini, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo angkat bicara dan menegaskan pentingnya akuntabilitas serta integritas dalam mengelola keuangan desa, yang merupakan hak seluruh masyarakat.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu menyatakan bahwa kasus ini seharusnya menjadi pelajaran berharga dan peringatan keras bagi seluruh kepala desa di wilayahnya. Ia mengaku sudah berulang kali mengingatkan agar pengelolaan anggaran dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan berpedoman pada peraturan yang berlaku.

Baca Juga:  Inovasi 'La Sehat' RSUD Sumenep Makin Dekat Masyarakat, Jangkauan Sampai Kecamatan Gapura

“Saya sudah sering sampaikan, baik secara langsung maupun melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta para camat, bahwa mengelola dana desa tidak boleh sembarangan. Anggaran itu adalah uang rakyat, milik bersama, yang harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan warga. Tidak boleh dikurangi, apalagi digelapkan atau disalahgunakan untuk kepentingan pribadi,” tegas Bupati Fauzi. Kamis ( 30/04/2026)

Bupati Fauzi juga menilai langkah penegak hukum dalam menangani kasus ini sudah tepat, karena didasarkan pada bukti-bukti yang kuat. Ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan agar keadilan dapat ditegakkan.

“Kami percaya Kejaksaan Negeri Sumenep bekerja secara profesional dan berlandaskan hukum. Jika memang terbukti bersalah, maka hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Tidak ada yang kebal hukum, termasuk pejabat di tingkat desa,” ujarnya.

Baca Juga:  China's Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order

Ia berharap seluruh kepala desa dapat memegang amanah dengan baik, menjaga kepercayaan masyarakat, dan menjadikan anggaran desa sebagai alat untuk memajukan wilayahnya masing-masing.

“Jadilah pemimpin yang amanah. Jika kita mengelola keuangan dengan jujur dan benar, maka hasilnya akan dinikmati bersama dan nama baik pemerintahan desa pun akan terjaga,” pungkas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Facebook Comments Box

Penulis : Dy

Editor : Anton

Sumber Berita: Setarainfo

Follow WhatsApp Channel setara.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sepanjang 2026, Disbudporapar Sumenep Pastikan UMKM Jadi Prioritas Utama di 110 Event
Lomba Dangdut Agustusan HUT RI ke-81, Pasangan Duet RSUD Curi Perhatian
Sambut HUT ke-81 RI, Polantas Menyapa Bagikan Ratusan Benderah Merah Putih ke Pengendara
Ansor Jawa Timur: Gagalnya Penyelundupan Narkotika di Juanda adalah Kemenangan Negara Melindungi Generasi Bangsa
Dipimpin Kompol Beny, “Polantas Menyapa” Rangkul Sopir Ekspedisi di Jalan Lingkar Timur
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Silaturrahmi ke Polresta Sumenep, Perkuat Sinergi dan Kemitraan
Dianggap Langkah Positif, Sky Game Pererat Silaturahmi Bersama Insan Pers Batam
Peringatan Keras: Jangan Abaikan LKPM, Pengusaha Sumenep Bisa Kena Sanksi

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Sepanjang 2026, Disbudporapar Sumenep Pastikan UMKM Jadi Prioritas Utama di 110 Event

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Lomba Dangdut Agustusan HUT RI ke-81, Pasangan Duet RSUD Curi Perhatian

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:50 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Polantas Menyapa Bagikan Ratusan Benderah Merah Putih ke Pengendara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Dipimpin Kompol Beny, “Polantas Menyapa” Rangkul Sopir Ekspedisi di Jalan Lingkar Timur

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Silaturrahmi ke Polresta Sumenep, Perkuat Sinergi dan Kemitraan

Berita Terbaru