Festival Jeren Serek 2026: Angkat Warisan Leluhur, Berperan Sebagai Sarana Edukasi Budaya

- Editorial Team

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisbudporapar Sumenep Faruk Hanafi saat menunggangi kuda.

Kadisbudporapar Sumenep Faruk Hanafi saat menunggangi kuda.

SUMENEP, Setarainfo – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep kembali menggelar Festival Jeren Serek 2026, yang masuk dalam Calendar of Event Sumenep 2026.

Acara Festival Jeren Serek berlangsung di halaman Kantor Koni, Gor A. Yani pangligur dibuka langsung Oleh Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, dihadiri Sekretaris Daerah, Kadis Budporapar Sumenep Faruk Hanafi S.Sos., M.Si., jajaran pimpinan OPD, Forkopimda, camat, serta ribuan warga dan penggemar budaya dari berbagai wilayah. Minggu ( 10/05/2026)

Festival ini menampilkan atraksi khas Sumenep, kuda-kuda berhias kain warna-warni dan ornamen tradisional, yang digerakkan dan ditarikan oleh pawang terampil mengikuti irama musik Saronen—alat musik tiup khas Madura yang menjadi jiwa pertunjukan ini.

Baca Juga:  Berkah Ramadhan, Kanwil ImiPas Sumut Gandeng HBB Medan Salurkan Ribuan Paket Sembako

Tahun ini, sebanyak 60 peserta dari seluruh kecamatan di daratan maupun kepulauan Sumenep tergabung dalam Paguyuban Pandige ikut ambil bagian, menampilkan keindahan gerakan kuda yang luwes dan selaras dengan irama musik .

Kepala Disbudporapar Sumenep Faruk Hanafi menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan wujud nyata upaya pelestarian identitas budaya leluhur.

“Jeren Serek adalah warisan asli nenek moyang kita, yang menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal. Festival ini kami gelar agar tradisi ini tetap hidup, dikenal, dan dicintai generasi muda, serta menjadi daya tarik wisata berbasis budaya yang mendukung ekonomi masyarakat,” kata Kadisbudporapar

Menurut Faruk, Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berkomitmen menghadirkan berbagai agenda budaya yang mampu menarik minat wisatawan untuk datang ke Kota Keris.

Baca Juga:  Malam Kedua Lomba Karaoke Dangdut Bupati Cup Ramai, Angkat UMKM Pasar Bangkal

“Melalui Calendar of Event 2026, kami ingin memperkenalkan kekayaan budaya Sumenep agar semakin dikenal luas,” ujar faruk

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Moh. Zaini menekankan bahwa seni Jeren Serek merupakan simbol kebersamaan dan keharmonisan masyarakat Sumenep. Ia berharap tradisi ini tidak tergerus zaman, tetapi justru makin berkembang dan dikenal luas hingga ke luar daerah, bahkan tingkat nasional.

Ia berharap Festival Jeren Serek tidak hanya menjadi tontonan, tetapi mampu berperan penting sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Melalui festival ini, kami ingin generasi muda mengenal, memahami, dan mencintai warisan budaya sendiri. Mereka tidak hanya melihat pertunjukan indah, tapi juga belajar nilai sejarah, kearifan lokal, dan semangat kebersamaan yang terkandung di dalam tradisi Jeren Serek. Kami berharap tradisi ini tidak tergerus zaman, terus lestari, dan makin dikenal hingga ke luar daerah maupun tingkat nasional,” tegas Zaini.

Baca Juga:  Festival Rubaru 2026 Berakhir Meriah, Potensi Sumenep Siap Bersaing

Pemerintah Kabupaten Sumenep menargetkan, Festival Jeren Serek 2026 dapat memperkuat citra daerah yang kaya budaya, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memastikan tradisi leluhur terus terwariskan dengan baik melalui jalur edukasi dan pembinaan kepada generasi penerus, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat lokal di Kabupaten Sumenep.

Facebook Comments Box

Penulis : Dy

Editor : Mashudi

Sumber Berita: Setarainfo

Follow WhatsApp Channel setara.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rodiah S.P. Turun Langsung ke Pasir Batang, Ngobrol Santai dengan Warga RT 17 RW 05
Wabup KH. Imam Hasyim Pimpin Peringatan Hari Santri, Sampaikan Salam dan Maaf dari Bupati
HUT ke-2 Taruna Muda Pamolokan, Rokat Kampong Perkuat Tradisi dan Santuni Puluhan Anak Yatim
Disdik Sumenep Perkuat Empat Kompetensi Utama Guru di Wilayah Kepulauan
Kolaborasi Tiga Organisasi Sumenep 6 JSI, 3 AJS, 1 PWRI: Kompak Raih Predikat Kompeten
Komunikasi Krisis Jadi Fokus Utama, FIKOM Unitomo Berkolaborasi dengan PERHUMAS
Lapas Cipinang Kembangkan Budaya Berbagi Ilmu melalui PKBM Warga Mandiri
Dana Revitalisasi SDN Paku Haji 1 Dipertanyakan: Swakelola Berubah Jadi Proyek Pihak Ketiga?

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Rodiah S.P. Turun Langsung ke Pasir Batang, Ngobrol Santai dengan Warga RT 17 RW 05

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Wabup KH. Imam Hasyim Pimpin Peringatan Hari Santri, Sampaikan Salam dan Maaf dari Bupati

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:18 WIB

HUT ke-2 Taruna Muda Pamolokan, Rokat Kampong Perkuat Tradisi dan Santuni Puluhan Anak Yatim

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Disdik Sumenep Perkuat Empat Kompetensi Utama Guru di Wilayah Kepulauan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:31 WIB

Kolaborasi Tiga Organisasi Sumenep 6 JSI, 3 AJS, 1 PWRI: Kompak Raih Predikat Kompeten

Berita Terbaru