Majelis Salakan: Persatuan Alumni, Santri dan Simpatisan Lubangsa An-Nuqayah

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

SUMENEP, Setarainfo – Dari semangat cinta almamater dan keinginan untuk terus berkontribusi, para alumni daerah Lubangsa Pondok Pesantren An-Nuqayah ( PPA ) Guluk-Guluk resmi menggagas pembentukan Majelis Salakan.

Inisiatif ini lahir dari hasil musyawarah panjang yang melibatkan berbagai unsur alumni dari berbagai angkatan, yang sepakat menciptakan wadah yang tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya sesama lulusan, tetapi juga merangkul santri aktif dan seluruh simpatisan yang memiliki kecintaan dan keterikatan dengan lingkungan pesantren.

“Majelis Salakan menjadi jembatan yang menghubungkan gagasan, potensi, dan sumber daya dari semua elemen, agar bisa terus merawat tradisi keilmuan serta berkontribusi di bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat,” demikian pernyataan penggagasnya.

Secara garis besar, Majelis Salakan dibentuk dengan sejumlah tujuan, antara lain memperkuat partisipasi kolektif dalam pengembangan Lubangsa, menjaga kesinambungan nilai keislaman dan tradisi keilmuan, serta menghimpun potensi dari berbagai elemen untuk mendorong peningkatan kompetensi dan jejaring.

Rencananya, peresmian Majelis Salakan akan dilaksanakan pada Minggu, 17 Mei 2026 di MAN Surabaya, dan akan dihadiri langsung oleh pengasuh PPA Daerah Lubangsa serta sejumlah tokoh alumni dan pesantren.

Inisiatif ini mendapat sambutan positif luas, karena dianggap mampu memperkuat ikatan kekeluargaan dan memperluas dampak pengabdian yang sudah dibangun selama ini di lingkungan An-Nuqayah.

Sementara salah satu penggagas, Kiai Fathol Bari, menilai keterlibatan berbagai elemen menjadi kekuatan utama forum tersebut. Ia menyebut kolaborasi lintas generasi ini berpotensi melahirkan dampak luas, baik bagi pesantren maupun masyarakat.

“Dengan melibatkan alumni, santri aktif, dan simpatisan, Majelis Salakan memiliki potensi besar untuk menjadi wadah yang produktif dan berdampak luas,” ujar Kiai Fathol Bari, Sabtu (02/05/2026)

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai keikhlasan, kebersamaan, dan tradisi pesantren agar tetap menjadi ruh dalam setiap gerakan majelis.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, kehadiran Majelis Salakan diharapkan menjadi wadah strategis yang mampu menyatukan potensi lintas generasi dalam mendorong kemajuan Lubangsa secara berkelanjuta

Facebook Comments Box

Penulis : Time

Editor : Mashudi

Sumber Berita: Setarainfo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel setara.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yuk Daftar! Festival Karaoke Dangdut 2026: Bebas Lagu, Daftar Rp50 Ribu, Hadiah Rp10 Juta
Plt Disperkimhub: Sumenep Hanya Dapat 570 Unit BSPS 2026 dari Pengajuan 800 Unit
Festival Jeren Serek 2026: Angkat Warisan Leluhur, Berperan Sebagai Sarana Edukasi Budaya
Kades Bicabbi Bungkam, Dana Desa Rp 3,1 Miliar Diduga Sarat Korupsi, WA Media Diblokir
Lantik Tim Ahli Cagar Budaya, Bupati : Garda Terdepan Jaga Jejak Peradaban
Dikonfirmasi Soal DD 2022-2023, Kades Bicabbi Alihkan Pembicaraan dengan Ajakan Ngopi
Wabup Sumenep Turun Langsung, Komitmen Pemkab Salurkan Bantuan Ke Tiga Desa
Bupati Sumenep Soroti Penahanan Kades: Jangan Main-main dengan Uang Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:16 WIB

Yuk Daftar! Festival Karaoke Dangdut 2026: Bebas Lagu, Daftar Rp50 Ribu, Hadiah Rp10 Juta

Senin, 11 Mei 2026 - 09:22 WIB

Plt Disperkimhub: Sumenep Hanya Dapat 570 Unit BSPS 2026 dari Pengajuan 800 Unit

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:09 WIB

Festival Jeren Serek 2026: Angkat Warisan Leluhur, Berperan Sebagai Sarana Edukasi Budaya

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:17 WIB

Lantik Tim Ahli Cagar Budaya, Bupati : Garda Terdepan Jaga Jejak Peradaban

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:50 WIB

Dikonfirmasi Soal DD 2022-2023, Kades Bicabbi Alihkan Pembicaraan dengan Ajakan Ngopi

Berita Terbaru