CIPANCAR, SUBANG, Setarainfo – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Subang yang dijadwalkan pada 6 Desember 2026, dugaan ketidaknetralan aparatur pemerintahan Desa Cipancar, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, menjadi perbincangan di tengah masyarakat.
H. Iding mengungkapkan kekecewaannya terhadap dugaan keterlibatan sejumlah oknum Kepala Dusun (Kadus) di Desa Cipancar yang terlihat ikut memasang atau membetulkan baliho salah satu calon kepala desa. Peristiwa tersebut diketahui terjadi di pintu gerbang masuk Desa Cipancar, yang merupakan salah satu titik strategis dan mudah terlihat oleh masyarakat.
Kejadian itu berlangsung pada Jumat, 30 Oktober 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Aktivitas sejumlah Kadus tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai netralitas aparatur pemerintahan desa dalam pelaksanaan kontestasi Pilkades.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut H. Iding, seorang Kepala Dusun seharusnya mampu menjaga sikap netral dan tidak menunjukkan keberpihakan kepada salah satu calon kepala desa. Apabila memang ingin terlibat sebagai bagian dari tim sukses salah satu calon, menurutnya, lebih baik mengundurkan diri dari jabatannya agar tidak menimbulkan polemik dan persepsi keberpihakan di masyarakat.
Saat dikonfirmasi oleh pihak media setara.info, salah seorang Kepala Dusun berinisial “S” membenarkan bahwa dirinya ikut memasang atau membetulkan baliho tersebut karena kondisinya roboh.
Bahkan, Kadus berinisial “S” menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan bersama dua orang lainnya. Ia juga mengakui bahwa pihaknya merasa bersalah atas kejadian tersebut.
Namun, ketika ditanya mengenai siapa pihak yang menyuruh atau meminta mereka melakukan pemasangan maupun pembetulan baliho tersebut, yang bersangkutan tidak memberikan keterangan mengenai identitas orang yang dimaksud.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian karena Pilkades seharusnya menjadi momentum demokrasi yang mengedepankan kejujuran, keterbukaan, keamanan, dan keadilan bagi seluruh calon kepala desa.
Masyarakat berharap seluruh aparatur Pemerintah Desa Cipancar dapat menjaga profesionalitas serta tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi menimbulkan persepsi keberpihakan terhadap salah satu kandidat.
Pilkades damai bukan hanya tanggung jawab panitia dan masyarakat, tetapi juga membutuhkan netralitas serta keteladanan seluruh aparatur pemerintahan desa.
Penulis : Puriyanto
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Setarainfo









