SUMENEP, Setarainfo – Partai berlambang banteng moncong putih, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, resmi menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) sebagai bagian dari proses peremajaan kepengurusan tingkat kecamatan atau Pengurus Anak Cabang (PAC), Pada Minggu (26/04/2026) di Gedung Islamic Center Kecamatan Batuan Sumenep.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua Dewan Perwakilan Daerah ( DPD ) PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Ketua PKDI, Fraksi, jajaran pengurus DPD Jatim, DPC, tokoh masyarakat, serta ratusan kader dari berbagai latar belakang, termasuk perwakilan organisasi.
Agenda ini menjadi langkah strategis partai dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus mempersiapkan mesin politik menghadapi dinamika politik ke depan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dalam sambutanya menegaskan, komitmen partainya untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu mendatang.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar di Islamic Center Sumenep, Minggu (26/04/2026).
“Kita tidak boleh puas dengan apa yang sudah kita raih saat ini. Target kita jelas, meningkatkan perolehan kursi legislatif agar suara dan aspirasi rakyat bisa lebih kuat didengungkan di parlemen,” tegas Achmad Fauzi.
Di sela-sela sambutannya, Ketua DPC PDIP Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo yang akrab disapa Cak Fauzi, juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah terlibat. Ia menilai, suksesnya pelaksanaan Musancab ini merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan gotong royong yang luar biasa dari seluruh elemen.
Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sangat besar kepada panitia pelaksana, seluruh kader, serta semua pihak yang telah berkontribusi penuh dalam terselenggaranya kegiatan ini.
“Atas nama DPC PDI Perjuangan,kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak,”Ujar Cak Fauzi dengan penuh rasa syukur.
Menurut politisi PDIP ini, momentum Musancab bukan sekadar acara rutin lima tahunan, melainkan langkah awal yang sangat strategis dan fundamental dalam memetakan jalan menuju kontestasi politik menuju 2029 mendatang.
Sementara Ketua Dewan Pimpinan Daerah DPD Jawa Timur Said Abdullah, menyoroti satu hal yang sangat fundamental dan strategis, yaitu pentingnya terus menjaga, merawat, dan memperkokoh hubungan ideologis yang telah lama terjalin erat antara PDI Perjuangan dengan Nahdlatul Ulama (NU).
Menurut Said Abdullah, ikatan antara kedua organisasi besar ini bukan sekadar hubungan politik sesaat, melainkan sebuah kesatuan visi, misi, dan nilai-nilai luhur yang bersumber dari kearifan lokal serta ajaran agama yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin.
Meskipun PDI Perjuangan bukan partai berbasis pesantren, namun memiliki tanggung jawab moral dalam mendukung ekosistem keagamaan.
“PDI Perjuangan mungkin tidak memiliki pesantren, tetapi punya kewajiban moral untuk ikut menghidupkan pesantren dan jam’iyah NU. Kita memiliki kesamaan nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” tandasnya.
Selain itu, Ia juga mengingatkan seluruh kader Partai Demokrasi Indonesia pentingnya disiplin menjaga marwah Partai, jangan sekali- kali melanggar aturan partai, mempermalukan partai, menjual partai dan merusak nama baik partai, sekali melanggar partai akan mengambil keputusan yang tegas tidak perduli jabatan apapun.
” Kita tidak main-main dalam menata organisasi. Kekonsistenan inilah yang membuat Partai Demokrasi Indonesia PDI Perjuangan tetap kokoh, besar, dan selalu dipercaya oleh rakyat,” Tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, bahwa DPD PDI Perjuangan Jawa timur akan menyiapkan 360 ekor sapi kurban yang akan didistribusikan dan dibagikan dagingnya kepada masyarakat, khususnya yang membutuhkan, di seluruh wilayah Jawa Timur termasuk di Kabupaten Sumenep.
“Ini bukan sekadar ritual ibadah, tapi juga bentuk nyata kepedulian kita untuk berbagi kebahagiaan dan meringankan beban saudara-saudara kita. Semoga apa yang kita lakukan ini menjadi amal jariyah dan semakin mempererat tali persaudaraan antara kader partai dengan rakyat.
Di akhir sambutannya, Said Abdullah mengajak seluruh kader untuk terus menjaga semangat juang yang tinggi dan tetap setia pada ideologi partai.
Penulis : Dy
Editor : Mashudi
Sumber Berita: Setarainfo








