Isu Panas Hiburan Malam : Harga Tinggi Layanan Rendah, Tarif LC di Sumenep Mahal

- Editorial Team

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

SUMENEP, SetaraInfo – Sejumlah pengunjung tempat hiburan malam dan kafe di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, mengeluhkan tingginya tarif layanan pendamping atau yang kerap disebut LC (Ladies Companion).

Menurut para pengunjung hiburan malam di Kabupaten Sumenep harga yang dibanderol saat ini dinilai terlalu mahal dan tidak sebanding dengan fasilitas maupun pelayanan yang diterima.

Berdasarkan pantauan di lapangan dan keluhan yang beredar di kalangan pengunjung, harga layanan LC di kafe-kafe Sumenep saat ini berkisar antara Rp200.000 hingga Rp250.000 per jam. Angka ini terasa sangat tinggi jika dibandingkan dengan tarif di daerah lain yang rata-rata masih berada di kisaran Rp80.000 hingga Rp120.000 per jam.

Baca Juga:  The Joy of Solo Travel: Tips and Inspiration for Adventuring Alone

“Rasanya tidak sebanding. Harganya mahal sekali, tapi pelayanannya biasa saja, fasilitas di kafenya pun standar, tidak ada yang istimewa. Kalau harganya setinggi itu, kami berharap ada nilai lebih yang kami dapatkan, tapi sampai sekarang belum terasa,” ungkap salah satu pengunjung yang enggan disebutkan namanya, Senin (25/05/2026).

Keluhan serupa juga disampaikan pengunjung lain. Banyak yang menilai kenaikan harga yang terjadi belakangan ini dilakukan secara sepihak oleh pengelola tanpa pemberitahuan sebelumnya maupun alasan yang jelas. Akibatnya, banyak pelanggan lama yang mulai berpikir dua kali untuk kembali berkunjung.

“Saya sudah langganan lama, tapi belakangan ini harganya naik terus tanpa kabar. Akhirnya saya dan teman-teman lebih memilih cari tempat lain yang harganya lebih masuk akal dan pelayanannya sama baiknya,” tambahnya.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Perkuat Desa Cinta Statistik : Pembangunan Tanpa Data Ibarat Berjalan dalam Gelap

Isu ini kini semakin ramai dibahas di media sosial dan di warung kopi penggemar hiburan malam. Banyak yang berharap ada evaluasi menyeluruh dari pengusaha hiburan atau kesepakatan bersama untuk menetapkan standar harga yang wajar dan transparan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda penurunan harga dari pihak pengelola kafe Sumenep. Situasi ini menjadi tantangan tersendiri di tengah ketatnya pengawasan pemerintah daerah terhadap keberadaan tempat hiburan malam di Sumenep.

Facebook Comments Box

Penulis : Ady

Editor : Mashudi

Sumber Berita: Setarainfo

Follow WhatsApp Channel setara.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Keras: Jangan Abaikan LKPM, Pengusaha Sumenep Bisa Kena Sanksi
Lewat Bimtek, DPMPTSP Sumenep Pastikan Pelaporan LKPM Berjalan Lancar
Kadis PUTR: Sebelum Surat Edaran, Pasukan Merah Sudah Jaga Sumenep Tetap ASRI
Harkopnas Ke-79: Bupati Fauzi Instruksikan DKUPP Cek Seluruh Koperasi
Demi Layanan Prima, Bupati Cak Fauzi Lantik 31 Pejabat Administrator dan Pengawas
Koordinator Substansi Penanaman Modal, Herman Hariyanto, S.E., M.Si
Prestasi Membanggakan! KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Sabet Penghargaan Koperasi Sehat
Lomba Kesiapan Ruangan RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Menuju Akreditasi 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:39 WIB

Peringatan Keras: Jangan Abaikan LKPM, Pengusaha Sumenep Bisa Kena Sanksi

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:15 WIB

Lewat Bimtek, DPMPTSP Sumenep Pastikan Pelaporan LKPM Berjalan Lancar

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:43 WIB

Kadis PUTR: Sebelum Surat Edaran, Pasukan Merah Sudah Jaga Sumenep Tetap ASRI

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:48 WIB

Demi Layanan Prima, Bupati Cak Fauzi Lantik 31 Pejabat Administrator dan Pengawas

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:41 WIB

Koordinator Substansi Penanaman Modal, Herman Hariyanto, S.E., M.Si

Berita Terbaru