Bupati Sumenep Perkuat Desa Cinta Statistik : Pembangunan Tanpa Data Ibarat Berjalan dalam Gelap

- Editorial Team

Rabu, 29 April 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Setarainfo – Pemerintah Kabupaten Sumene, Madura Jawa Timur, terus melangkah maju dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan akuntabel. Salah satu langkah strategis yang dijalankan adalah memperkuat implementasi program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), sebuah inovasi yang menjadikan data sebagai landasan utama dalam menentukan arah, prioritas, dan keberhasilan pembangunan di tingkat desa.

Dibawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, program ini hadir bukan sekadar sebagai inovasi, tetapi sebagai langkah visioner untuk memastikan pembangunan desa berjalan tepat sasaran.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa data yang akurat dan mutakhir adalah kompas yang menentukan keberhasilan setiap kebijakan yang dijalankan.

“Pembangunan tanpa data ibarat berjalan dalam gelap. Kita tidak tahu ke mana arah yang dituju, tidak tahu apakah langkah yang diambil sudah benar, dan tidak bisa mengukur sejauh mana kita telah melangkah. Sebaliknya, dengan data yang kuat, kita bisa melihat kondisi riil masyarakat, merumuskan solusi yang tepat, dan memastikan setiap rupiah anggaran digunakan untuk hal yang benar-benar dibutuhkan,” tegasnya Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Rabu (29/04/2026)

Program ini dihadirkan untuk menjawab permasalahan yang selama ini dihadapi banyak desa, di mana pengelolaan data masih seringkali terbatas—baik karena keterbatasan kemampuan sumber daya manusia maupun belum adanya sistem pencatatan yang terstruktur.

Menurut Bupati Cak Fauzi, Desa Cantik bukan sekadar program administratif, melainkan upaya strategis untuk membangun ekosistem informasi yang kuat di tingkat desa.

Baca Juga:  Lomba Kesiapan Ruangan RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Menuju Akreditasi 2026

“Data bukan lagi sekadar angka di atas kertas, melainkan aset berharga yang menjadi dasar pengambilan keputusan, baik oleh pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten,” tambahnya.

Untuk mewujudkan Desa Cantik lahir dari sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS), Bappeda, Disdukcapil, Diskominfo, DPMD dan instansi terkait lainnya dalam kolaborasi lintas sektor. Kerjasama ini bertujuan agar data yang dihasilkan terintegrasi, memiliki standar yang seragam, dan mudah diakses untuk berbagai keperluan perencanaan pembangunan.

Pada tahap awal 2026 program Desa Cantik 2026 menyasar tiga desa sebagai proyek percontohan, yakni Desa Ketawang Karay, Bata’al Timur, dan Billapora Barat.

Ketiga desa ini akan mendapatkan pendampingan teknis intensif, pelatihan pengelolaan data dan informasi, serta bantuan penyusunan sistem data desa yang terstandarisasi.

Baca Juga:  Milangkala ke-205 Desa Kumpay Meriah, Jalan Santai dan Senam Sehat Semarakkan HUT Desa

Kini, harapan itu mulai dirajut. Dari angka-angka yang dikumpulkan dengan cermat, Pemkab Sumenep tengah menyusun masa depan—bukan sekadar membangun desa, tetapi memastikan setiap langkah pembangunan benar-benar berpihak pada rakyat.

 

Facebook Comments Box

Penulis : Dy

Editor : Mashudi

Sumber Berita: Setarainfo

Follow WhatsApp Channel setara.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Sumenep Ungkap Kasus Pencabulan, LBH Wiraraja Apresiasi Kinerja Polresta Sumenep
Rodiah S.P. Turun Langsung ke Pasir Batang, Ngobrol Santai dengan Warga RT 17 RW 05
Wabup KH. Imam Hasyim Pimpin Peringatan Hari Santri, Sampaikan Salam dan Maaf dari Bupati
HUT ke-2 Taruna Muda Pamolokan, Rokat Kampong Perkuat Tradisi dan Santuni Puluhan Anak Yatim
Disdik Sumenep Perkuat Empat Kompetensi Utama Guru di Wilayah Kepulauan
Kolaborasi Tiga Organisasi Sumenep 6 JSI, 3 AJS, 1 PWRI: Kompak Raih Predikat Kompeten
Komunikasi Krisis Jadi Fokus Utama, FIKOM Unitomo Berkolaborasi dengan PERHUMAS
Lapas Cipinang Kembangkan Budaya Berbagi Ilmu melalui PKBM Warga Mandiri

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:48 WIB

Polresta Sumenep Ungkap Kasus Pencabulan, LBH Wiraraja Apresiasi Kinerja Polresta Sumenep

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Wabup KH. Imam Hasyim Pimpin Peringatan Hari Santri, Sampaikan Salam dan Maaf dari Bupati

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:18 WIB

HUT ke-2 Taruna Muda Pamolokan, Rokat Kampong Perkuat Tradisi dan Santuni Puluhan Anak Yatim

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Disdik Sumenep Perkuat Empat Kompetensi Utama Guru di Wilayah Kepulauan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:31 WIB

Kolaborasi Tiga Organisasi Sumenep 6 JSI, 3 AJS, 1 PWRI: Kompak Raih Predikat Kompeten

Berita Terbaru