SUMENEP, SetaraInfo — Stan Bappeda Sumenep di Pameran Pembangunan Madura Culture Festiva (MCF) #4 2026 di GOR A. Yani Pangligur, tampil unik bernuansa Keraton dan Pendopo dihiasi Kacong & Cebbing, simbol budaya ikonik Sumenep.
Kehadiran Kacong dan Cebbing menjadi daya tarik utama yang mengajak generasi muda untuk lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan leluhur sekaligus memahami arah pembangunan yang sedang berjalan di daerahnya.
Kepala Bappeda Sumenep Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si.,menyampaikan, pihaknya sengaja mengemas stan dengan sentuhan budaya lokal yang kuat, digabungkan dengan informasi pembangunan yang dikemas secara menarik, termasuk permainan interaktif.
“Kami ingin generasi muda tidak hanya tahu budayanya, tapi juga paham bagaimana pembangunan direncanakan dan dijalankan untuk kesejahteraan semua. Kacong dan Cebbing jadi jembatan agar budaya dan pembangunan berjalan beriringan,” ujarnya.
Selain Kacong dan Cebbing, Stan Bappeda juga menarik perhatian pengunjung MCF melalui sederet permainan berhadiah.
Anak-anak hingga pengunjung dewasa terlihat bergantian mencoba aktivitas yang disediakan. Permainan tersebut membuat pengunjung tidak hanya datang untuk melihat materi pembangunan, tetapi juga ikut berinteraksi di dalam stan.
Tak terkecuali Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Beliau menyempatkan diri menyambangi stand tersebut dan tampak sangat menikmati permainan yang disajikan.
Bupati Cak Fauzi langsung memberikan apresiasi tinggi Kehadiran Kacong dan Cebbing bukan sekadar hiasan, ini jiwa dan jati diri kita. Ornamen yang ditata Bappeda luar biasa, kental budaya dan penuh makna. Budaya dan pembangunan itu satu kesatuan.
Stan tersebut sekaligus menjadi ruang pertemuan antara pembangunan, budaya dan kreativitas masyarakat. Keterlibatan generasi muda, masyarakat hingga wisatawan menjadi bagian dari suasana Pameran Pembangunan selama MCF #4 2026 berlangsung.
Stan ini jadi ruang pertemuan antara pembangunan, budaya, kreativitas masyarakat, dan Generasi muda, Semoga sinergi ini terus tumbuh, melestarikan warisan sekaligus memajukan Sumenep.
Penulis : Dy
Editor : Mashudi
Sumber Berita: Setarainfo









