Cegah Wabah Berulang, Dinkes P2KB Sumenep Ajak Semua Pihak Perangi Penolakan Imunisasi

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinkes P2KB kab Sumenep drg Ellya Fardasah

Kepala Dinkes P2KB kab Sumenep drg Ellya Fardasah

SUMENEP, SetaraInfo– Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengatasi tantangan penolakan imunisasi yang masih menjadi kendala utama di lapangan.

Langkah ini diambil menyusul belum meratanya cakupan imunisasi di sejumlah wilayah dan munculnya kembali kasus penyakit yang sebenarnya bisa dicegah dengan vaksinasi, seperti campak, pada tahun lalu.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menyampaikan bahwa rendahnya tingkat penerimaan masyarakat terhadap program imunisasi disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari beredarnya informasi keliru atau hoaks, kurangnya pemahaman mengenai manfaat vaksin, hingga kekhawatiran yang tidak berdasar dari orang tua. Kondisi ini dinilai berisiko menimbulkan wabah penyakit dan mengancam kesehatan anak-anak di daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masalah ini tidak bisa diselesaikan sendirian oleh pihak kesehatan. Kami butuh dukungan semua elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, pendidik, hingga kader kesehatan, untuk bersama-sama meluruskan pemahaman dan mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat,” ujarnya Senin (25/05/2026) di ruang kerjanya

Selain itu, Dinkes P2KB juga akan menerapkan strategi pelayanan “jemput bola”. Tim kesehatan akan turun langsung ke rumah-rumah warga, terutama di wilayah yang cakupan imunisasinya masih rendah, untuk memberikan pelayanan dan melakukan imunisasi kejar bagi anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap.

Peningkatan sistem pencatatan dan pelaporan data juga menjadi fokus utama, agar setiap anak yang tertinggal atau belum terimunisasi dapat teridentifikasi dengan cepat dan ditindaklanjuti secara tepat sasaran.

Tujuan utama dari sinergi lintas sektor ini adalah meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap hingga mencapai target yang ditetapkan, mencegah terjadinya wabah penyakit berulang, serta menjamin setiap anak di Kabupaten Sumenep mendapatkan perlindungan maksimal dari penyakit berbahaya yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Komitmen ini ditegaskan akan berjalan secara berkelanjutan, tidak hanya saat ada kejadian luar biasa, melainkan sebagai upaya rutin menjamin kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus di Bumi Sumekar.

Facebook Comments Box

Penulis : Ady

Editor : Mashudi

Sumber Berita: Setarainfo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel setara.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Isu Panas Hiburan Malam : Harga Tinggi Layanan Rendah, Tarif LC di Sumenep Mahal
Cuaca Bukan Penghalang: Satgas PJU Sumenep Pasang Lampu di Kantor BPKAD, Kinerja Dipuji Masyarakat
Peringatan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep: Fokus Utama Pendidikan dan Kemajuan Desa
Jelang Idul Adha 1447 H, Kepala DKPP Sumenep Turun Langsung: Awasi Kesehatan, Harga, dan Kelayakan Hewan Kurban
Yuk Daftar! Festival Karaoke Dangdut 2026: Bebas Lagu, Daftar Rp50 Ribu, Hadiah Rp10 Juta
Plt Disperkimhub: Sumenep Hanya Dapat 570 Unit BSPS 2026 dari Pengajuan 800 Unit
Festival Jeren Serek 2026: Angkat Warisan Leluhur, Berperan Sebagai Sarana Edukasi Budaya
Kades Bicabbi Bungkam, Dana Desa Rp 3,1 Miliar Diduga Sarat Korupsi, WA Media Diblokir

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:22 WIB

Cegah Wabah Berulang, Dinkes P2KB Sumenep Ajak Semua Pihak Perangi Penolakan Imunisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 04:53 WIB

Isu Panas Hiburan Malam : Harga Tinggi Layanan Rendah, Tarif LC di Sumenep Mahal

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:17 WIB

Cuaca Bukan Penghalang: Satgas PJU Sumenep Pasang Lampu di Kantor BPKAD, Kinerja Dipuji Masyarakat

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:49 WIB

Jelang Idul Adha 1447 H, Kepala DKPP Sumenep Turun Langsung: Awasi Kesehatan, Harga, dan Kelayakan Hewan Kurban

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:16 WIB

Yuk Daftar! Festival Karaoke Dangdut 2026: Bebas Lagu, Daftar Rp50 Ribu, Hadiah Rp10 Juta

Berita Terbaru

Opini

Madura Tidak Pernah Tamat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:55 WIB

Minayu

Opini

Hukum yang Tak Berkeadilan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:42 WIB