SUMENEP, Setarainfo – Ancaman penularan tuberkulosis (TBC) tak boleh dipandang sebelah mata. Untuk menemukan kasus sedini mungkin dan mencegah penyebaran penyakit di tengah masyarakat, Puskesmas Dungkek menggelar kegiatan Tracing TBC Terintegrasi di Balai Desa Dungkek, Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat deteksi dini TBC sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan publik.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan Tim Dinas Kesehatan, dokter, penanggung jawab program TBC (PJ TB), penanggung jawab Cek Kesehatan Gratis (PJ CKG), serta penanggung jawab desa. Masyarakat setempat turut menjadi sasaran dalam upaya menemukan kemungkinan kasus TBC sedini mungkin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui penelusuran kasus secara terintegrasi, petugas berupaya mempercepat identifikasi warga yang diduga terinfeksi TBC agar dapat menjalani pemeriksaan dan memperoleh penanganan sesuai prosedur medis.
Penanganan TBC tidak cukup hanya mengandalkan pengobatan terhadap pasien yang telah terdiagnosis. Penelusuran kontak dan pemeriksaan terhadap warga yang berisiko juga menjadi bagian penting untuk membantu memutus rantai penularan.
Karena itu, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan. Warga diharapkan tidak mengabaikan gejala yang mengarah pada TBC, seperti batuk berkepanjangan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan yang mencurigakan.
Selain mendukung penemuan kasus, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa deteksi dini dan pengobatan yang tepat berperan penting dalam pengendalian TBC.
Melalui kegiatan Tracing TBC Terintegrasi tersebut, Puskesmas Dungkek bersama tim kesehatan berupaya memperkuat langkah pencegahan agar penularan dapat ditekan dan masyarakat memperoleh akses pemeriksaan lebih dini.
TBC harus dilawan dengan deteksi dini, penanganan yang tepat, dan kepedulian bersama. Sebab, memutus rantai penularan bukan hanya tugas tenaga kesehatan, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.
Penulis : Dy
Editor : Anton
Sumber Berita: Setarainfo









