Wali Santri Apresiasi Program Balik Pesantren 2026 Gratis Pemkab Sumenep

- Editorial Team

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para santri dan santriwati Sukorejo yang hendak balik ke pesantren melantunkan sholawat dan burdah sebelum keberangkatan di Pelabuhan Ferry Raas. ©setara.info/istimewa

Para santri dan santriwati Sukorejo yang hendak balik ke pesantren melantunkan sholawat dan burdah sebelum keberangkatan di Pelabuhan Ferry Raas. ©setara.info/istimewa

Surabaya, SetaraInfo – Program Balik Pesantren 2026 yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, menuai apresiasi dari para wali santri, lantaran gratis 100 persen.

Pemberangkatan ratusan santri dan santriwati asal kepulauan Raas pada, Selasa (31/3) siang, menuju Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, berlangsung lancar dan penuh harapan.

Terpantau sebanyak 370 penumpang santri diberangkatkan dalam program transportasi laut gratis yang menjadi salah satu bentuk pelayanan publik Pemkab Sumenep bagi masyarakat kepulauan, dibawah kepemimpinan Bupati Wongsojudo.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Achmad Dzulkarnain, memastikan bahwa proses pemberangkatan berjalan sesuai rencana.

Baca Juga:  Malam Kedua Lomba Karaoke Dangdut Bupati Cup Ramai, Angkat UMKM Pasar Bangkal

“Iya, hari ini pemberangkatan untuk membawa adik-adik yang mondok di Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo sebanyak 370 penumpang,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh pihak telah berkoordinasi dengan baik demi kelancaran program tersebut.

“Alhamdulillah semua pihak setuju dan insyaallah lancar, semoga selamat sampai tujuan,” tambahnya.

Wujud Kepedulian untuk Santri Kepulauan

Program Balik Pesantren 2026 ini dinilai menjadi solusi konkret bagi masyarakat, khususnya wali santri di wilayah kepulauan Raas yang selama ini acapkali terbebani biaya (pada momen tertentu) karena keterbatasan transportasi laut.

Dengan skema 100 persen gratis, para santri dapat kembali ke pondok tanpa harus memikirkan ongkos perjalanan yang kerap tidak murah, terutama dari daerah kepulauan seperti Raas dan sekitarnya.

Baca Juga:  Jaga Kebersihan dan Estetika, Pasukan Kuning PUTR Sumenep Rutin Rapikan Ruas Jalan

Sejumlah wali santri mengaku terbantu dan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program Pemkab Sumenep tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Sumenep, Bapak Achmad Fauzi Wongsojudo. Program ini sangat membantu kami sebagai orang tua,” ujar salah satu wali santri, Sri Rukaiyah.

Dorong Akses Pendidikan yang Lebih Adil

Secara substansi, program ini bukan sekadar layanan transportasi laut, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung akses pendidikan yang lebih merata.

Santri sebagai bagian dari generasi penerus bangsa, khususnya di wilayah kepulauan Raas, membutuhkan dukungan fasilitas agar tetap bisa menempuh pendidikan tanpa hambatan geografis dan ekonomi.

Para tokoh setempat menilai, langkah Pemkab Sumenep ini menjadi contoh bahwa kebijakan publik yang tepat sasaran dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga:  The Trump Administration's Legacy in World Politics: An Assessment

Harapan Keberlanjutan dan Perbaikan

Meski menuai apresiasi, para wali santri berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan dengan pengelolaan yang semakin baik, mulai dari pendataan hingga teknis pelaksanaan di lapangan.

Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat, program ini berpotensi menjadi agenda tahunan yang tidak hanya membantu, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Facebook Comments Box

Penulis : Habi JR

Editor : Hakim Amrullah

Sumber Berita: setara.info

Follow WhatsApp Channel setara.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Omong Kosong, Bupati Cak Fauzi Wujudkan “Jalan Glowing” Arjasa–Kangayan
Minim Peminat, Disdik Sumenep Kesulitan Isi 280 Kepsek Definitif
Bupati Sumenep Cak Fauzi Lepas Langsung Pawai Obor Peringati 1 Muharram 1448 H
Di Pendopo Kraton Agung, Bupati Fauzi: Sensus Ekonomi 2026 Kunci Pembangunan Tepat Sasaran
Hadapi Musim Tanam 2026, DKPP Sumenep Ingatkan Pentingnya Mutu Sejak Dini
Reklamasi Diduga Tanpa Izin di Tanjung Uma, PT Seraya Nusa Permai Jadi Sorotan
Berani! Kejati Jatim Telusuri Aliran Dana BSPS, Dugaan Keterlibatan Oknum Tipidkor Polres Sumenep Kian Kuat
Bupati Sumenep Dianugerahi Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen di FTBIN 2026

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:07 WIB

Bukan Omong Kosong, Bupati Cak Fauzi Wujudkan “Jalan Glowing” Arjasa–Kangayan

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:56 WIB

Minim Peminat, Disdik Sumenep Kesulitan Isi 280 Kepsek Definitif

Senin, 29 Juni 2026 - 16:16 WIB

Bupati Sumenep Cak Fauzi Lepas Langsung Pawai Obor Peringati 1 Muharram 1448 H

Senin, 29 Juni 2026 - 09:50 WIB

Di Pendopo Kraton Agung, Bupati Fauzi: Sensus Ekonomi 2026 Kunci Pembangunan Tepat Sasaran

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:03 WIB

Hadapi Musim Tanam 2026, DKPP Sumenep Ingatkan Pentingnya Mutu Sejak Dini

Berita Terbaru