SUMENEP, SetaraInfo — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni, secara aktif mengkampanyekan pentingnya pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan berkelanjutan dalam rangkaian Madura Culture Festival (MCF) 2026, yang berlangsung di Stadion A. Yani Sumenep, Jumat (28/08/2026).
Keunikan tersendiri tampak pada stan DLH Sumenep. Sejumlah botol plastik bekas yang umumnya berakhir menjadi sampah, dimanfaatkan kembali dan ditata rapi menjadi ornamen penghiasi stan.
Konsep kreatif ini bukan hanya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung, melainkan juga menjadi sarana edukasi nyata bagi masyarakat yang datang berkunjung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Anwar Syahroni Yusuf menyampaikan, bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat.
Stan ini adalah bukti nyata sampah plastik yang dikelola dengan baik bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat dan indah.
“Kami ingin menyadarkan masyarakat bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan adalah kunci kesejahteraan bersama. Setiap sampah yang kita buang pada tempatnya, setiap botol yang kita daur ulang, adalah investasi untuk masa depan Sumenep,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak pengunjung festival untuk ikut serta menjaga kebersihan area acara agar tetap bersih dan nyaman.
“Kegiatan besar seperti MCF ini juga menjadi momen edukasi. Mari kita buktikan bahwa masyarakat Sumenep tidak hanya kreatif dan berbudaya, tetapi juga peduli lingkungan,” tambahnya.
DLH Sumenep memanfaatkan momentum tersebut untuk mengangkat persoalan lingkungan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama mengenai kebersihan dan pengelolaan sampah.
Madura Night Vaganza 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus hingga 4 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Madura Culture Festival (MCF) yang memadukan unsur budaya, pembangunan, UMKM, ekonomi kreatif, serta berbagai kegiatan masyarakat.
Penulis : Dy
Editor : Mashudi
Sumber Berita: Setarainfo









