SUMENEP, Setarainfo —Pemkab Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar Festival Musik Tong-Tong se-Madura yang mengusung tema “Soengenneb Jaja Rajah”.bergema meriah di Alun-Alun Sumenep, Sabtu (17/10/2026).
Festival ini menjadi salah satu agenda dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Selain menampilkan pertunjukan musik tradisional, kegiatan tersebut memperlihatkan kekhasan kesenian Tong-Tong yang berkembang di tengah masyarakat Madura.
Ribuan pengunjung, sebagian besar anak muda, tak sekadar berdiri menonton. Jemari mereka sibuk memegang gawai, mengabadikan setiap momen, setiap hentakan irama, lalu menyebarkannya ke berbagai platform media sosial dalam hitungan detik.
Dari siaran langsung, cerita pendek di Instagram, hingga video berdurasi singkat di TikTok, gelombang unggahan tentang musik tong-tong membanjiri lini masa.
Kepala Disparbud Sumenep menyampaikan, musik tong-tong bukan sekadar hiburan, melainkan warisan budaya leluhur yang memiliki nilai sejarah dan kebersamaan.
“Melalui festival ini, kita ingin generasi muda mengenal, mencintai, dan ikut menjaga agar musik tong-tong tetap hidup dan berkembang,” ujarnya.
Festival ini diikuti berbagai kelompok seni dari seluruh wilayah Madura, menampilkan keunikan irama dan kekreativitasan masing-masing daerah. Acara juga diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Sumenep dan Madura pada umumnya.
Festival Musik Tong-Tong se-Madura ini tidak hanya sukses menjadi hiburan rakyat yang meriah, tetapi juga memperkuat posisi Kabupaten Sumenep sebagai pusat pelestarian dan atraksi budaya unggulan di Madura.
Masyarakat pun antusias menyambut kegiatan ini. Harapannya, festival Musik Tong-Tong Se-Madura dapat terus digelar secara rutin dan menjadi agenda budaya nasional yang membanggakan.
Penulis : Dy
Editor : Mashudi
Sumber Berita: Setarainfo









