SUMENEP, Setarainfo – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) terus berupaya maksimal menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu sektor yang menjadi fokus utama adalah pengelolaan perparkiran.
Untuk memaksimalkan target tersebut, tim Koordinator Lapangan (Korlap) beserta jajaran Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) secara intensif melakukan peninjauan dan evaluasi di sejumlah titik strategis. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh potensi pendapatan dapat tergarap secara optimal.
Kegiatan pemantauan difokuskan di ruas-ruas jalan utama dan kawasan pusat keramaian. Tim tidak hanya melakukan pengecekan fisik, tetapi juga memetakan ulang zona parkir, menertibkan sistem retribusi, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan tertib dan lancar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator Bidang Parkir Disperkimhub Kabupaten Sumenep, Moh. Hayat, S.AP, menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan upaya serius untuk meningkatkan kualitas tata kelola. Pihaknya ingin memastikan tidak ada potensi yang terlewat dan pengelolaan berjalan transparan serta akuntabel.
“Kami lakukan evaluasi secara berkelanjutan. Tujuannya jelas, agar setiap titik parkir dapat memberikan kontribusi maksimal bagi kas daerah, sekaligus menciptakan ketertiban lalu lintas dan parkir,” ungkapnya Hayat, Kamis (23/06/2026)
Selain mengecek potensi pendapatan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan petugas di lapangan bekerja dengan baik dan mengikuti aturan yang berlaku. Diharapkan dengan upaya ini, kontribusi sektor parkir terhadap PAD Kabupaten Sumenep bisa terus meningkat dari waktu ke waktu.
Hayat menambahkan, selain mengejar target pendapatan, pihaknya juga menekankan pentingnya pelayanan dan ketertiban. Petugas di lapangan diinstruksikan untuk bekerja secara profesional, transparan, dan melayani masyarakat dengan ramah, sehingga retribusi yang dipungut dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.
“Selain soal penerimaan, kami juga memastikan tata kelolanya berjalan sesuai aturan. Petugas harus bekerja dengan jujur, tertib, dan melayani masyarakat dengan baik. Dengan pengawasan yang kita lakukan ini, diharapkan kepercayaan masyarakat juga meningkat dan sistem pengelolaan parkir menjadi lebih akuntable serta memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan daerah,” tegasnya.
Dengan pembenahan sistem dan pengawasan yang ketat, diharapkan target penerimaan dari sektor retribusi parkir dapat tercapai bahkan melampaui target yang ditetapkan, sehingga dapat mendukung pembangunan daerah.
Penulis : Dy
Editor : Mashudi
Sumber Berita: Setarainfo










