SUMENEP, SetaraInfo– Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, secara langsung menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT-DBHCHT) Tahun 2026 kepada ribuan buruh pabrik rokok dan buruh tani tembakau.
Dalam acara tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman Riadi, beserta sejumlah pejabat terkait.
Kegiatan penyaluran ini berpusat di Desa Lenteng, Kecamatan Lenteng, salah satu wilayah sentra penghasil tembakau andalan di Kabupaten Sumenep, Rabu (29/07/2026).
Penyaluran ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.
Kehadiran orang nomor satu di Sumenep disambut antusiasme tinggi oleh ratusan buruh tani maupun buruh pabrik pengolahan tembakau yang hadir.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, bahwa bantuan ini merupakan amanah yang harus disampaikan tepat kepada mereka yang berhak, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras para pekerja tembakau yang telah menggerakkan roda ekonomi daerah.
“Uang ini bukan sekadar bantuan biasa, melainkan bagian dari hasil jerih payah kalian yang dikembalikan oleh negara lewat pemerintah daerah. Semoga bisa meringankan beban kebutuhan sehari-hari, biaya sekolah anak, maupun kebutuhan bertani dan bekerja, sehingga kalian tetap semangat dan kesejahteraan keluarga tetap terjaga,” ujar Bupati di lokasi penyaluran.
Cak Fauzi berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan para penerima manfaat.
“Pemerintah akan memastikan setiap rupiah dari DBHCHT disalurkan secara tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Suasana haru dan gembira terlihat jelas dari wajah para penerima. Salah satu buruh tani tembakau mengucapkan terima kasih yang mendalam atas perhatian Bupati yang hadir langsung di tengah mereka.
“Sangat terbantu sekali, terima kasih Bapak Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo sudah hadir sampai ke desa kami. Bantuan ini sangat berarti untuk kebutuhan sehari-hari keluarga,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Pada tahun 2026, sebanyak 2.600 orang menerima BLT-DBHCHT yang terdiri atas 1.632 buruh pabrik rokok yang tersebar di 61 perusahaan rokok di Kabupaten Sumenep serta 968 buruh tani tembakau dari 30 desa di berbagai kecamatan.
Penulis : Dy
Editor : Mashudi
Sumber Berita: Setarainfo









