Cegah Wabah Berulang, Dinkes P2KB Sumenep Ajak Semua Pihak Perangi Penolakan Imunisasi

- Editorial Team

Senin, 25 Mei 2026 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinkes P2KB kab Sumenep drg Ellya Fardasah

Kepala Dinkes P2KB kab Sumenep drg Ellya Fardasah

SUMENEP, SetaraInfo– Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengatasi tantangan penolakan imunisasi yang masih menjadi kendala utama di lapangan.

Langkah ini diambil menyusul belum meratanya cakupan imunisasi di sejumlah wilayah dan munculnya kembali kasus penyakit yang sebenarnya bisa dicegah dengan vaksinasi, seperti campak, pada tahun lalu.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menyampaikan bahwa rendahnya tingkat penerimaan masyarakat terhadap program imunisasi disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari beredarnya informasi keliru atau hoaks, kurangnya pemahaman mengenai manfaat vaksin, hingga kekhawatiran yang tidak berdasar dari orang tua. Kondisi ini dinilai berisiko menimbulkan wabah penyakit dan mengancam kesehatan anak-anak di daerah tersebut.

“Masalah ini tidak bisa diselesaikan sendirian oleh pihak kesehatan. Kami butuh dukungan semua elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, pendidik, hingga kader kesehatan, untuk bersama-sama meluruskan pemahaman dan mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat,” ujarnya Senin (25/05/2026) di ruang kerjanya

Selain itu, Dinkes P2KB juga akan menerapkan strategi pelayanan “jemput bola”. Tim kesehatan akan turun langsung ke rumah-rumah warga, terutama di wilayah yang cakupan imunisasinya masih rendah, untuk memberikan pelayanan dan melakukan imunisasi kejar bagi anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap.

Peningkatan sistem pencatatan dan pelaporan data juga menjadi fokus utama, agar setiap anak yang tertinggal atau belum terimunisasi dapat teridentifikasi dengan cepat dan ditindaklanjuti secara tepat sasaran.

Baca Juga:  Agenda Awal 2026, DPRD Sumenep Siap Berkarya

Tujuan utama dari sinergi lintas sektor ini adalah meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap hingga mencapai target yang ditetapkan, mencegah terjadinya wabah penyakit berulang, serta menjamin setiap anak di Kabupaten Sumenep mendapatkan perlindungan maksimal dari penyakit berbahaya yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Komitmen ini ditegaskan akan berjalan secara berkelanjutan, tidak hanya saat ada kejadian luar biasa, melainkan sebagai upaya rutin menjamin kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus di Bumi Sumekar.

Facebook Comments Box

Penulis : Ady

Editor : Mashudi

Sumber Berita: Setarainfo

Follow WhatsApp Channel setara.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Sumenep Ungkap Kasus Pencabulan, LBH Wiraraja Apresiasi Kinerja Polresta Sumenep
Rodiah S.P. Turun Langsung ke Pasir Batang, Ngobrol Santai dengan Warga RT 17 RW 05
Wabup KH. Imam Hasyim Pimpin Peringatan Hari Santri, Sampaikan Salam dan Maaf dari Bupati
HUT ke-2 Taruna Muda Pamolokan, Rokat Kampong Perkuat Tradisi dan Santuni Puluhan Anak Yatim
Disdik Sumenep Perkuat Empat Kompetensi Utama Guru di Wilayah Kepulauan
Kolaborasi Tiga Organisasi Sumenep 6 JSI, 3 AJS, 1 PWRI: Kompak Raih Predikat Kompeten
Komunikasi Krisis Jadi Fokus Utama, FIKOM Unitomo Berkolaborasi dengan PERHUMAS
Lapas Cipinang Kembangkan Budaya Berbagi Ilmu melalui PKBM Warga Mandiri

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:48 WIB

Polresta Sumenep Ungkap Kasus Pencabulan, LBH Wiraraja Apresiasi Kinerja Polresta Sumenep

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Wabup KH. Imam Hasyim Pimpin Peringatan Hari Santri, Sampaikan Salam dan Maaf dari Bupati

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:18 WIB

HUT ke-2 Taruna Muda Pamolokan, Rokat Kampong Perkuat Tradisi dan Santuni Puluhan Anak Yatim

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Disdik Sumenep Perkuat Empat Kompetensi Utama Guru di Wilayah Kepulauan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:31 WIB

Kolaborasi Tiga Organisasi Sumenep 6 JSI, 3 AJS, 1 PWRI: Kompak Raih Predikat Kompeten

Berita Terbaru