SUMENEP, Setarainfo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyiapkan pengembangan sistem transportasi umum terintegrasi melalui program Sumenep Connect.
Program ini dirancang untuk menghubungkan lima koridor strategis sekaligus memperkuat konektivitas antarmoda transportasi, kawasan wisata, pasar, dan pelabuhan.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengatakan Sumenep Connect diproyeksikan menjadi sistem transportasi yang mampu menghubungkan berbagai pusat aktivitas masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, lima koridor yang disiapkan akan diarahkan untuk memperkuat akses masyarakat menuju sejumlah titik strategis, mulai dari pusat perdagangan, kawasan wisata hingga pelabuhan.
Sumenep Connect juga diharapkan mampu menciptakan konektivitas antarmoda sehingga perjalanan masyarakat dari satu kawasan ke kawasan lainnya menjadi lebih mudah dan terintegrasi, ujarnya.
Ia menjelaskan, lima koridor yang direncanakan meliputi Koridor 1 atau City Heritage, yang menghubungkan terminal, pusat kota, Keraton Sumenep, Masjid Agung, dan Asta Tinggi.
Koridor 2 atau Wisata Selatan akan melayani rute terminal, Saronggi, Bluto, Pragaan, hingga Tugu Keris Pragaan. Koridor 3 atau Wisata Lombang menghubungkan terminal dengan Kecamatan Gapura, Batang-Batang, dan Pantai Lombang.
Selanjutnya, Koridor 4 atau Wisata Slopeng dirancang untuk menghubungkan terminal dengan Pantai Slopeng. Sementara itu, Koridor 5 atau Konektivitas Pelabuhan menghubungkan terminal, pusat kota, Kalianget, hingga Pelabuhan Kalianget sebagai akses transportasi menuju wilayah kepulauan Sumenep.
Pengembangan sistem tersebut dinilai penting mengingat karakteristik geografis Kabupaten Sumenep yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan. Konektivitas transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang mobilitas masyarakat sekaligus aktivitas perekonomian.
Selain mempermudah mobilitas masyarakat, keberadaan Sumenep Connect diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap sektor perdagangan dan pariwisata.
Akses transportasi yang semakin baik dinilai dapat membuka konektivitas menuju destinasi wisata maupun pusat-pusat ekonomi masyarakat.
Penulis : Dy
Editor : Anton
Sumber Berita: Setarainfo









