SUMENEP, Setarainfo — Sebuah langkah bersejarah Media Expo 2026 pertama kalinya digelar di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep. berlangsung selama 10 hari mulai 25 Oktober hingga 3 November 2026.
Media Expo 2026 bukan sekadar ajang berkumpul dan hiburan semata, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus menjadi panggung memperkenalkan kekayaan budaya dan kesenian lokal kepada masyarakat luas.
Kegiatan Media Expo 2026 ini lahir berkat kolaborasi dan inisiatif murni dari tiga media lokal, yaitu NusaInsider.com, KlikTimes.id, dan LensaMadura.com. mampu melahirkan karya nyata bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi atas terselengaranya acara Media Expo 2026 saat dikonfirmas, Sabtu malam (24/10/2026).
Menurutnya, inisiatif ini membuktikan bahwa perusahaan pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga mampu melangkah lebih jauh berkontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Sebagai kegiatan perdana, kami mengapresiasi penyelenggaraan Media Expo 2026 ini. Semoga kegiatan yang diinisiasi oleh tiga perusahaan media lokal itu bisa terus diselenggarakan pada tahun-tahun berikutnya dengan konsep yang semakin matang dan melibatkan berbagai pihak,” ungkapnya.
Bupati Fauzi berharap Media Expo mampu membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempromosikan produk mereka.
“Karena ini masih perdana, saya berharap para inisiator dari tiga media tersebut melakukan evaluasi dari awal hingga akhir pelaksanaan nantinya terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki, khususnya dari sisi teknis penyelenggaraan. Dengan begitu, kegiatan berikutnya bisa dipersiapkan lebih matang,” imbuhnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan elemen pemuda dalam penyelenggaraan Media Expo. Menurutnya, momentum peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Sumenep harus menjadi ruang kolaborasi yang melibatkan berbagai kalangan, termasuk generasi muda.
Keterlibatan pemuda dinilai penting untuk memperkuat kreativitas, memperluas partisipasi masyarakat, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap kegiatan yang mengangkat potensi daerah.
Selain itu, Cak Fauzi mengapresiasi keterlibatan pelaku usaha ekonomi lokal, seniman, dan berbagai elemen masyarakat dalam rangkaian Media Expo 2026.
Kehadiran para pelaku UMKM diharapkan membuka peluang promosi dan pemasaran produk lokal secara lebih luas. Sementara itu, keterlibatan pelaku seni dan kebudayaan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Sumenep kepada masyarakat yang hadir.
Dengan durasi penyelenggaraan selama 10 hari, Media Expo 2026 diharapkan mampu menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha, komunitas seni, generasi muda, media, dan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan semacam ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat identitas daerah melalui kolaborasi lintas sektor. Tidak hanya menghadirkan hiburan, penyelenggaraan kegiatan diharapkan turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat serta membuka ruang bagi tumbuhnya kreativitas lokal.
Apresiasi Bupati Sumenep tersebut menjadi dorongan bagi para inisiator untuk menjadikan Media Expo sebagai kegiatan yang berkelanjutan.
Evaluasi, perencanaan yang matang, dan keterlibatan lebih luas dari berbagai elemen masyarakat diharapkan menjadi fondasi untuk penyelenggaraan yang lebih berkualitas pada masa mendatang.
Dengan demikian, Media Expo tidak sekadar menjadi perayaan hari jadi daerah, tetapi juga dapat berkembang sebagai wadah promosi UMKM, pengembangan seni budaya, dan penguatan ekonomi kreatif di Kabupaten Sumenep.
Penulis : Red
Editor : S. Hadi
Sumber Berita: Setarainfo









